Madiun, — LINTAS INFORMASI
PLN Icon Plus melalui SBU
Regional Jawa Bagian Timur melaksanakan kegiatan Penataan dan Penertiban
Pemanfaatan Aset Ketenagalistrikan (P3AK) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun,
Selasa (26 Agustus 2025).
Kegiatan ini difokuskan pada
pendataan dan penataan kabel di sepanjang Jalan A. Yani hingga Jalan Kolonel
Mahardi sebagai langkah strategis untuk memastikan keamanan jaringan, menjaga
keandalan layanan telekomunikasi dan kelistrikan, serta mendukung estetika
ruang kota agar lebih tertib dan teratur.
Pelaksanaan kegiatan yang
berlangsung pada Selasa tersebut menitikberatkan pada pemanfaatan aset milik
PLN, seperti tiang listrik dan jalur Right of Way (RoW), dengan berlandaskan
pada ketentuan teknis maupun administratif yang berlaku.
Tim lapangan melakukan
inventarisasi menyeluruh, mengevaluasi instalasi eksisting, serta menata ulang
kabel serat optik di kawasan strategis kota guna mengurangi potensi risiko
teknis maupun keselamatan, sekaligus menjaga keindahan ruang publik yang
menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Selain ditangani oleh tim
teknis, keterlibatan langsung Tim Leader bersama Tim K3 memastikan seluruh
proses berjalan sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan
demikian, kegiatan P3AK dapat berlangsung aman, efektif, dan terukur dalam
mendukung keberlangsungan operasional perusahaan maupun kenyamanan warga.
General Manager PLN Icon
Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Rory Aditya, menegaskan bahwa kegiatan ini
merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan layanan sekaligus
mendukung tata kota yang lebih rapi.
“Penataan dan penertiban
kabel di kawasan Alun-Alun Madiun menjadi langkah nyata PLN Icon Plus untuk
memastikan layanan tetap andal dan aman, sekaligus mendukung terciptanya wajah
kota yang lebih tertata. Kami berkomitmen melaksanakan kegiatan serupa di
berbagai wilayah lain sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga
keselamatan, estetika, dan keandalan jaringan,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan P3AK ini,
PLN Icon Plus berharap kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat
dapat terus diperkuat, sehingga setiap langkah penataan infrastruktur tidak
hanya mendukung keandalan layanan ketenagalistrikan dan telekomunikasi, tetapi
juga berkontribusi nyata pada terciptanya lingkungan kota yang aman, indah, dan
nyaman bagi seluruh warga. (YAHYA)