Kenaikan
Pangkat dan Penghargaan Pegawai Teladan di Lapas Pemuda Madiun
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Sebanyak 12 petugas Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti prosesi kenaikan
pangkat dalam kegiatan apel yang digelar pada Rabu (18/2) di Aula Adi Sujatno
Lapas Pemuda Madiun.
Kenaikan pangkat menjadi Penata Muda
(III/a) ini diperoleh setelah para pegawai berhasil lulus dalam Ujian
Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP).
Apel kenaikan pangkat dipimpin
langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, yang sekaligus
menyematkan tanda pangkat kepada para pegawai sebagai bentuk penghargaan atas
prestasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan.
Dalam arahannya, Wahyu menegaskan
bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan dari institusi,
melainkan amanah negara yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas diri dan
profesionalisme dalam bekerja.
“Kenaikan pangkat yang lebih tinggi
berarti tanggung jawab yang lebih besar. Saya berharap perubahan golongan dari
II/b ke III/a ini dibarengi dengan perubahan pola pikir dan kinerja yang lebih
inovatif demi kemajuan Lapas Pemuda Madiun. Ini bukan akhir, tetapi awal dari
tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga integritas, meningkatkan
kinerja, serta menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan,” tegas
Wahyu.
Pada kesempatan yang sama, kegiatan
ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Piagam Penghargaan Pegawai Teladan
Periode Januari 2026 kepada Pratama Nur Aziz.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai
bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, dan kinerja yang dinilai
konsisten serta mampu menjadi contoh bagi rekan kerja lainnya.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat
bagi saya untuk terus bekerja lebih baik, menjaga integritas, dan memberikan
kontribusi maksimal bagi Lapas Pemuda Madiun. Semoga ke depan saya dapat terus
meningkatkan kualitas kinerja dan memberikan pelayanan terbaik,” ujar Pratama.
Apel kenaikan pangkat dan penyerahan
piagam penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Lapas Pemuda Madiun terhadap
kinerja pegawai, sekaligus mendorong lahirnya aparatur Pemasyarakatan yang
berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
semangat profesionalisme dan komitmen dalam menjalankan tugas semakin meningkat
demi mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang optimal. (RED).
