Sinergitas Diperkuat untuk Keamanan di
Lapas Pemuda Madiun
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun terus memperkuat sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH)
sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan
pemasyarakatan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang yang dilakukan
oleh jajaran Polsek Manguharjo dan Koramil 0803/18 Manguharjo, Selasa (29/9).
Kegiatan sambang dilaksanakan oleh
Bhabinkamtibmas Polsek Manguharjo Aiptu Haris Dwi dan Babinsa Koramil 0803/18
Manguharjo Serda Januri. Kedatangan keduanya diterima oleh Kasi Adm Kamtib,
Kepala KPLP, Kasubsi Portatib, Staf Kamtib serta Karupam I Lapas Pemuda Madiun.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran APH
bersama petugas Lapas melaksanakan kontrol keliling di sejumlah blok hunian
warga binaan. Pemantauan dilakukan dengan melihat kondisi lingkungan blok serta
aktivitas warga binaan secara langsung. Kegiatan ini menjadi langkah deteksi
dini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus
memastikan situasi di dalam Lapas tetap aman dan kondusif.
Selain melakukan pemantauan, kegiatan
sambang juga menjadi sarana komunikasi dan koordinasi antara Lapas Pemuda
Madiun dengan unsur TNI dan Polri di wilayah Manguharjo. Sinergitas tersebut
diharapkan dapat terus terjaga sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat
diantisipasi secara bersama-sama.
Kalapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa sinergitas dengan TNI dan Polri merupakan bagian
penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam
menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan
sambang dan sinergitas yang terus terjalin dengan Polsek Manguharjo dan Koramil
0803/18. Kolaborasi ini menjadi bagian dari deteksi dini serta upaya bersama
untuk menjaga Lapas tetap aman dan kondusif. Kami berharap komunikasi dan
koordinasi dapat terus ditingkatkan,” ujar Rudi.
Kegiatan sambang berlangsung dengan
aman dan lancar. Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus membangun
kolaborasi dengan seluruh unsur terkait sebagai langkah preventif dalam
menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
