Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hasil Pemeriksaan Lapangan, Tambang PT Napel Batu Indonesia Gemaharjo Berjalan Sesuai Ketentuan

| September 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-22T02:18:51Z

 


Pacitan – LINTASINFORMASI.com

Pemerintah Kecamatan Tegalombo bersama jajaran kepolisian melakukan pemeriksaan langsung terhadap aktivitas pertambangan batu milik PT Napel Batu Indonesia di Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Hasil pengecekan di lapangan memastikan kegiatan operasional perusahaan berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto bersama Camat Tegalombo Aswin Rika pada Senin (21/09/2026). Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan rutin pemerintah dan aparat terkait terhadap aktivitas usaha pertambangan di wilayah Kecamatan Tegalombo.

Tim gabungan melakukan peninjauan langsung ke area operasional tambang, termasuk fasilitas pendukung kegiatan produksi. Selain melihat aktivitas di lapangan, petugas juga memeriksa berbagai dokumen administrasi perusahaan, kelengkapan perizinan, serta penggunaan bahan bakar untuk mendukung kegiatan operasional.

Pemeriksaan dilakukan menyusul adanya informasi terkait dugaan penggunaan BBM bersubsidi dalam aktivitas pertambangan. Setelah dilakukan pengecekan secara langsung, tim tidak menemukan adanya penggunaan BBM subsidi dalam kegiatan perusahaan.

Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh aspek yang dicek telah sesuai dengan ketentuan.

“Setelah kami melakukan pengecekan legalitas, faktur pajak, dan penggunaan BBM dalam kegiatan operasionalnya, semuanya cukup jelas. Sesuai prosedur dan menggunakan BBM industri sehingga sesuai dengan SOP yang berlaku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan perusahaan menjalankan aktivitas pertambangan secara tertib serta mematuhi regulasi yang telah ditetapkan.

Perusahaan Kantongi Perizinan Resmi

Dalam pemeriksaan tersebut, aspek legalitas menjadi salah satu bagian utama yang diperiksa oleh tim. Pemerintah Kecamatan Tegalombo memastikan PT Napel Batu Indonesia telah memiliki dokumen perizinan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pertambangan.

Camat Tegalombo Aswin Rika menyampaikan bahwa keberadaan kegiatan usaha di wilayahnya harus berjalan dengan mengutamakan kepatuhan terhadap aturan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perizinan tambang PT Napel Batu Indonesia sudah resmi. Kami berharap aktivitas ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka peluang kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah bersama unsur terkait akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan agar aktivitas pertambangan tetap berjalan dengan memperhatikan berbagai aspek, termasuk kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Pastikan Operasional Menggunakan BBM Industri

Pengelola PT Napel Batu Indonesia, Rudi, menjelaskan bahwa perusahaan mulai menjalankan aktivitas produksi setelah seluruh proses perizinan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terpenuhi.

Ia menegaskan bahwa perusahaan menggunakan BBM industri untuk kebutuhan alat berat dan kendaraan operasional tambang.

“Untuk operasional, kami menggunakan BBM industri yang didatangkan sesuai kebutuhan perusahaan. Penggunaannya mengikuti aturan yang berlaku,” jelasnya.

Rudi menyebut perusahaan berkomitmen menjaga kepatuhan dalam seluruh kegiatan operasional karena penggunaan bahan bakar harus sesuai dengan peruntukan dan regulasi yang berlaku.

“Kami memastikan seluruh kebutuhan operasional menggunakan bahan bakar yang sesuai, sehingga kegiatan perusahaan dapat berjalan secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Komitmen Menjaga Lingkungan Sekitar

Selain aspek administrasi dan operasional, PT Napel Batu Indonesia juga menyampaikan komitmennya dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar tambang.

Sebelum kegiatan berjalan, pihak perusahaan telah melakukan komunikasi dengan pemerintah desa serta masyarakat lingkungan sekitar. Koordinasi tersebut dilakukan untuk membangun hubungan yang baik dan memastikan aktivitas tambang dapat berjalan secara harmonis.

Untuk mengurangi dampak aktivitas kendaraan tambang, perusahaan melakukan penyiraman jalan secara berkala sebagai upaya mengendalikan debu di sekitar lokasi.

“Penyiraman jalan dilakukan secara rutin agar aktivitas kendaraan operasional tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar,” kata Rudi.

Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Selain mendukung kebutuhan material pembangunan, aktivitas PT Napel Batu Indonesia juga memberikan peluang ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja.

Perusahaan menyatakan berupaya memprioritaskan masyarakat lokal Pacitan untuk berbagai kebutuhan pekerjaan, mulai dari operator alat berat, tenaga administrasi, hingga pengemudi kendaraan operasional.

“Kami berusaha memaksimalkan tenaga kerja dari masyarakat Pacitan agar keberadaan perusahaan juga memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar,” ujar Rudi.

Dengan adanya pemeriksaan langsung dari pemerintah kecamatan dan kepolisian, kegiatan operasional PT Napel Batu Indonesia di Desa Gemaharjo dinyatakan berjalan sesuai prosedur. Pengawasan tetap dilakukan agar aktivitas pertambangan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta masyarakat sekitar.

(RED)

 

×
Berita Terbaru Update