Lapas Pemuda Madiun Optimalkan Lahan
Ketahanan Pangan dengan Beternak Kambing
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Sebagai salah satu upaya menjaga
kebersihan dan mengoptimalkan lahan ketahanan pangan di luar area lapas,
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun memanfaatkan cara yang
ramah lingkungan dengan menggembalakan ternak kambing di kawasan perkebunan.
Kegiatan tersebut melibatkan Warga Binaan yang telah melalui proses asesmen dan
dinilai layak mengikuti program pembinaan kerja di luar blok hunian, Rabu
(8/7).
Selain menjadi bagian dari pembinaan
kemandirian, penggembalaan kambing juga berfungsi sebagai metode alami untuk
mengendalikan pertumbuhan rumput di lahan ketahanan pangan. Rumput yang tumbuh
dimanfaatkan langsung sebagai pakan ternak, sehingga area perkebunan tetap
terawat tanpa perlu dilakukan pembersihan secara manual maupun menggunakan alat
pemotong rumput.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, mengatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bentuk pemanfaatan
sumber daya secara efektif sekaligus mendukung konsep pengelolaan lahan yang
berkelanjutan.
"Kami memanfaatkan ternak kambing
sebagai bagian dari pengelolaan lahan ketahanan pangan. Selain membantu menjaga
kebersihan area perkebunan dari pertumbuhan rumput liar, kambing juga
memperoleh pakan hijau secara langsung. Dengan cara ini, lahan tetap bersih dan
terpelihara secara alami tanpa harus dibabat, sehingga lebih efisien, ramah
lingkungan, dan memberikan manfaat bagi peternakan maupun perkebunan,"
ujar Rudi.
Kalapas Rudi menambahkan bahwa kawasan
tersebut saat ini menjadi lahan ketahanan pangan yang ditanami kelapa dan akan
terus dikembangkan dengan berbagai komoditas produktif lainnya sebagai bentuk
dukungan terhadap program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
"Lahan ini akan terus kami
kembangkan menjadi kawasan ketahanan pangan terpadu. Saat ini dimanfaatkan
untuk perkebunan kelapa, sedangkan ke depan akan kami tambah dengan berbagai
komoditas lainnya agar lahan yang tersedia semakin produktif. Harapannya,
program ini mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi sarana pembinaan
keterampilan bagi Warga Binaan," tambahnya.
Kegiatan menggembala kambing ini juga
menjadi sarana penyegaran bagi Warga Binaan karena mereka dapat beraktivitas di
area terbuka sebagai bagian dari proses pembinaan. Di sisi lain, keberadaan
ternak kambing turut menarik perhatian masyarakat sekitar, terutama anak-anak
yang kerap datang untuk melihat dan berinteraksi dengan kambing, sehingga
menciptakan suasana yang akrab dan mempererat hubungan positif antara Lapas
dengan masyarakat.
Melalui inovasi ini, Lapas Pemuda
Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan yang
produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Optimalisasi lahan ketahanan
pangan tidak hanya mendukung swasembada pangan di lingkungan lapas, tetapi juga
membekali Warga Binaan dengan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat
sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
