Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dari Lahan Tidur Menjadi Lahan Makmur, 1.000 Kandang Ayam Petelur Lapas Pemuda Madiun Siap Wujudkan Swasembada Pangan

| Juli 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-09T01:01:38Z

 


1.000 Kandang Ayam Petelur Lapas Pemuda Madiun Siap Wujudkan Swasembada Pangan

MADIUN, – LINTASINFORMASI.com

Komitmen Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai inovasi. Salah satu langkah nyata yang kini dilakukan adalah menyiapkan 1.000 kandang ayam petelur yang akan segera diisi sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan berbasis pemasyarakatan. (08/07/2026)

 

Pembangunan kandang ayam petelur tersebut memanfaatkan lahan brandgang yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Kini, kawasan tersebut telah disulap menjadi area produktif yang menjadi cikal bakal pengembangan swasembada pangan mandiri di lingkungan Lapas Pemuda Madiun.

 

Kandang ayam petelur yang telah selesai dibangun menggunakan produk hasil karya warga binaan dari Lapas Gunung Sindur. Sinergi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam mendukung pembinaan kemandirian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

 

Nantinya, hasil produksi telur dari ayam petelur tersebut akan dimanfaatkan sebagai tambahan kebutuhan konsumsi warga binaan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemenuhan gizi warga binaan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar, sehingga tercipta swasembada pangan yang berkelanjutan di dalam lapas.

 

Menariknya, kawasan peternakan ayam petelur tersebut berdampingan dengan kandang kambing yang juga tengah dikembangkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Dengan berbagai jenis peternakan yang dimiliki, Lapas Pemuda Madiun terus mengoptimalkan lahan yang ada agar memberikan manfaat nyata bagi pembinaan maupun pemenuhan kebutuhan pangan.

 

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan bahwa pengembangan peternakan merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan dalam mengoptimalkan aset dan lahan yang dimiliki menjadi kawasan produktif.

 

"Kami berkomitmen menjalankan arahan pimpinan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Lahan yang sebelumnya kurang produktif kini kami ubah menjadi lahan yang memberikan manfaat nyata. Sebanyak 1.000 kandang ayam petelur telah siap untuk diisi, dan hasil telurnya nanti akan dimanfaatkan sebagai tambahan kebutuhan pangan warga binaan. Ini merupakan langkah menuju swasembada pangan secara mandiri di lingkungan Lapas Pemuda Madiun," ujar Rudi Kristiawan.

 

Lebih lanjut, Kalapas menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui keterlibatan dalam pengelolaan peternakan, warga binaan memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

 

"Semangat kami adalah mengubah lahan tidur menjadi lahan makmur. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi sarana pembinaan keterampilan agar warga binaan memiliki bekal usaha setelah bebas nantinya. Kami ingin Lapas Pemuda Madiun terus berinovasi, produktif, dan memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat," tambahnya.

 

Melalui pengembangan kawasan peternakan ayam petelur dan kambing tersebut, Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan, memperkuat pembinaan kemandirian, serta mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berdampak bagi kesejahteraan warga binaan.

×
Berita Terbaru Update