Gelar Penyuluhan Kesehatan Bersama Dinas Kesehatan di Lapas Wonogiri
Wonogiri — LINTASINFORMASI.com
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB
Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri menggelar
kegiatan penyuluhan kesehatan tentang kewaspadaan terhadap risiko penularan
Hantavirus pada Senin (8/6/2026) pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula
Lapas Wonogiri tersebut diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai
upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan
serta kebersihan lingkungan.
Penyuluhan menghadirkan tiga pemateri
dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri yang memberikan edukasi mengenai
pengertian Hantavirus, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, serta
langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif
berpartisipasi dalam sesi tanya jawab.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh
Kepala Lapas Wonogiri, Siswarno, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya
edukasi kesehatan bagi seluruh warga binaan. “Pengetahuan tentang penyakit
menular, termasuk Hantavirus, sangat penting untuk diketahui bersama. Melalui
kegiatan ini kami berharap warga binaan semakin memahami cara menjaga
kebersihan diri dan lingkungan sehingga dapat meminimalkan risiko penularan
penyakit. Kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses
pembinaan yang optimal,” ujar Siswarno.
Salah satu peserta penyuluhan, WBP
berinisial SL, mengaku memperoleh banyak informasi baru dari kegiatan tersebut.
“Saya jadi lebih memahami bagaimana Hantavirus dapat menular dan apa saja yang
harus dilakukan untuk mencegahnya. Penyuluhan seperti ini sangat bermanfaat
karena menambah pengetahuan kami tentang pentingnya menjaga kebersihan dan
kesehatan setiap hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Wonogiri
menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi yang
berkelanjutan kepada warga binaan.
Sinergi dengan Dinas Kesehatan
Kabupaten Wonogiri diharapkan dapat terus memperkuat upaya promotif dan
preventif di lingkungan pemasyarakatan, sehingga tercipta lingkungan yang
sehat, aman, dan mendukung keberhasilan program pembinaan. (RED).
