Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkuat Pembinaan Kepribadian, Kemenag Ngawi Berikan Ceramah Tobat dan Istighfar kepada Warga Binaan

| Januari 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-21T06:36:59Z

 


Kemenag Ngawi Berikan Ceramah Tobat dan Istighfar kepada Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun

Madiun, - LINTASINFORMASI.com

Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menggelar kegiatan pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ali Nur Rofiq dari Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren SAKA (Syaidatul Khotijah Al Kubro) Ngawi. (21/01)

Dalam ceramahnya, Ali Nur Rofiq mengangkat tema “Tobat: Amalan Penghapus Dosa”, dengan penekanan pada pentingnya istighfar dan fadhilahnya dalam kehidupan seorang hamba.

Ia menyampaikan bahwa istighfar bukan hanya sebagai bentuk permohonan ampun, tetapi juga amalan yang mampu mengubah kesusahan menjadi kebahagiaan, kesempitan menjadi jalan keluar, serta mendatangkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka, sebagaimana dijanjikan Allah SWT.

Melalui penyampaian yang sederhana dan penuh makna, Ali Nur Rofiq mengajak warga binaan untuk tidak berputus asa atas masa lalu, melainkan menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak tobat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pembinaan keagamaan tersebut.

“Pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Kami berharap ceramah ini dapat menumbuhkan kesadaran, ketenangan batin, serta semangat perubahan positif bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang berakhlak, bertanggung jawab, dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan ceramah berlangsung dengan khidmat dan antusias, diikuti oleh warga binaan yang tampak serius menyimak setiap pesan yang disampaikan sebagai bekal memperbaiki diri selama menjalani masa pidana. (RED).

×
Berita Terbaru Update