Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Ekspresikan Keterampilan di Seni Lukis
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Berada
di ruang yang terbatas sama sekali tidak menghentikan produktivitas warga
binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun untuk
menghasilkan berbagai karya seni.
Salah
satu bentuk kreativitas tersebut diwujudkan melalui seni lukis sebagai media
ekspresi diri. Karya-karya yang dihasilkan tak hanya memiliki nilai estetika
tinggi, tetapi juga mampu dinikmati banyak orang dan tak kalah dengan karya
para pelukis profesional, Rabu (28/1).
Bermodalkan
kanvas dan cat akrilik, salah satu warga binaan Lapas Pemuda Madiun berhasil
menuangkan imajinasi dan kreativitasnya ke dalam lukisan yang penuh makna.
A
(inisial), warga binaan yang menekuni seni lukis tersebut, mengaku telah
menyukai dunia melukis sejak sebelum menjalani masa pidana. Ia merasa bersyukur
karena bakat yang dimilikinya tetap dapat tersalurkan selama berada di dalam
lapas.
“Melukis
bagi saya adalah cara untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran. Saya senang
karena di Lapas Pemuda Madiun bakat saya tetap didukung, bahkan difasilitasi
dengan penyediaan alat dan bahan lukis,” ujar A.
Kepala
Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pemuda Madiun, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan
bahwa kegiatan seni lukis merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian
yang bertujuan mengembangkan potensi dan keterampilan warga binaan.
“Kami
terus berupaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk berkarya. Melalui seni
lukis ini, diharapkan mereka dapat menyalurkan bakat, meningkatkan kepercayaan
diri, serta memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat,” jelas
Kristanto.
Senada
dengan hal tersebut, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan
apresiasi atas semangat dan kreativitas warga binaan dalam mengikuti program
pembinaan.
“Kami
mendukung penuh setiap potensi positif yang dimiliki warga binaan. Pembinaan
melalui seni tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga membentuk karakter,
kedisiplinan, dan harapan baru bagi masa depan mereka,” ungkap Wahyu.
Melalui
program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun berkomitmen
menciptakan lingkungan yang produktif dan humanis, sehingga warga binaan mampu
berkembang dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (red).
