Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Panen
100 Kg Kangkung
Madiun – LINTASINFORMASI.com
Program pembinaan kemandirian di
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus menunjukkan hasil
positif. Sebanyak tiga orang warga binaan berhasil melaksanakan panen kangkung
sebanyak 100 kilogram yang ditanam di area Hydrant Lapas Pemuda Madiun, Jumat
(2/10).
Kegiatan panen dilakukan secara
langsung oleh warga binaan yang terlibat dalam program pembinaan kemandirian
bidang pertanian. Kangkung yang telah dipanen kemudian dikumpulkan dan
selanjutnya diserahkan ke Dapur Lapas untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan
dalam mendukung kebutuhan konsumsi warga binaan.
Pemanfaatan area Hydrant sebagai lahan
produktif menjadi salah satu upaya Lapas Pemuda Madiun dalam mengoptimalkan
lahan yang tersedia sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga
binaan. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya mendapatkan
pengalaman bercocok tanam, tetapi juga belajar mengenai tanggung jawab, kerja
sama, dan pemanfaatan hasil pembinaan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, mengapresiasi keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pertanian
tersebut. Menurutnya, hasil panen yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur
menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian memberikan manfaat nyata.
“Kami terus mendorong warga binaan
untuk aktif mengikuti program pembinaan kemandirian. Panen 100 kilogram
kangkung ini menunjukkan bahwa lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara
produktif. Hasilnya juga dapat mendukung kebutuhan pangan di dalam Lapas,” ujar
Rudi.
Rudi menambahkan, kegiatan pertanian
juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh bekal keterampilan yang
dapat dikembangkan setelah selesai menjalani masa pidana.
“Harapannya, keterampilan yang
diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal bagi warga binaan
ketika kembali ke masyarakat. Yang terpenting adalah prosesnya, bagaimana
mereka belajar bekerja, bertanggung jawab, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,”
tambahnya.
Dengan panen tersebut, Lapas Pemuda
Madiun terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan
secara optimal. Hasil pembinaan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi
warga binaan, tetapi juga mendukung kebutuhan pangan di lingkungan Lapas.
