Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun
Padati Masjid At-Taubah
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Suasana Masjid At-Taubah Lapas Pemuda
Kelas IIA Madiun tampak ramai oleh warga binaan yang mengikuti pelaksanaan
Sholat Dhuhur berjamaah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan
kepribadian yang secara rutin diberikan kepada warga binaan selama menjalani
masa pidana, Sabtu (12/09/2026).
Pelaksanaan ibadah berjamaah tidak
hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga
menjadi bagian dari pembentukan kedisiplinan serta kebiasaan positif bagi warga
binaan.
Keikutsertaan warga binaan dalam
kegiatan ibadah di Masjid At-Taubah juga dilakukan monitoring melalui fitur
Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Setiap warga binaan yang mengikuti
kegiatan akan melakukan finger sebagai bentuk pencatatan kehadiran dalam
pelaksanaan pembinaan.
Pencatatan tersebut menjadi salah satu
data yang dapat digunakan dalam proses monitoring dan penilaian pembinaan warga
binaan. Hal ini sekaligus memberikan motivasi tersendiri bagi warga binaan
untuk lebih aktif mengikuti berbagai program pembinaan kepribadian yang telah
disediakan di Lapas Pemuda Madiun.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun,
Rudi Kristiawan, mengatakan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian
penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan keagamaan diharapkan
dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan membangun
kebiasaan positif.
“Kami terus mendorong warga binaan
untuk aktif mengikuti pembinaan, termasuk pembinaan keagamaan di Masjid
At-Taubah. Ibadah bukan hanya tentang kehadiran, tetapi bagaimana kegiatan
tersebut dapat membentuk sikap, kedisiplinan dan kesadaran untuk menjadi
pribadi yang lebih baik,” ujar Rudi.
Ramainya Masjid At-Taubah saat Sholat
Dhuhur menjadi gambaran antusiasme warga binaan dalam mengikuti pembinaan
kepribadian. Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan
yang humanis, terarah dan berkelanjutan sebagai bagian dari proses membentuk
warga binaan agar semakin baik dan siap kembali ke masyarakat. (red).
