Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polres Batu Terjunkan Personel Tangani Karhutla di Gunung Buthak dan Sterilisasi Jalur Pendakian Panderman

| September 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-06T08:30:17Z

  



KOTA BATU – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Buthak hingga saat ini masih terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan Kepolisian Resor (Polres) Batu Polda Jatim, bersama instansi lintas sektor dan relawan, kembali dikerahkan setelah terpantau munculnya titik api baru di lokasi tersebut.


Kebakaran hutan yang sebelumnya sempat dinyatakan padam, kini kembali menyala di lokasi kebakaran awal, tepatnya di Petak 100 Gunung Buthak, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.


Kapolres Batu, Dr AKBP Aries Purwanto melalui Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda, menyampaikan bahwa sebanyak 65 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres Batu, instansi lintas sektor dan relawan telah diterjunkan ke lokasi titik api sejak Sabtu pagi (5/9/2026).


“Sebanyak 65 personel kembali melakukan pemadaman sekaligus memantau sejauh mana luasan lahan yang terbakar,” ujar Iptu M. Huda saat memberikan konfirmasi pada Minggu (6/9/2026).


Dalam mempercepat penanggulangan bencana ini, Polres Batu Polda Jatim membagi kekuatan menjadi dua tim operasional. Tim pertama difokuskan untuk melakukan pemadaman langsung di lokasi titik api (ground zero), sedangkan tim kedua disiagakan untuk mengamankan dan menyisir jalur pendakian.


Sebagai langkah mitigasi darurat demi menjamin keselamatan masyarakat dan para pendaki, Polres Batu Polda Jatim mengambil kebijakan tegas dengan menutup total akses ke sejumlah gunung di kawasan tersebut diantaranya jalur pendakian menuju Gunung Buthak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong.


"Untuk keselamatan warga dan wisatawan, seluruh aktivitas wisata alam di kawasan tersebut dihentikan sementara waktu hingga situasi benar-benar dinyatakan aman," tegas Iptu M. Huda.


Selain penanganan di darat, upaya pemadaman juga diperkuat melalui sektor udara. Satu unit Helikopter water bombing milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur telah dioperasikan sejak Sabtu pagi (5/9/2026) untuk melakukan pengeboman air di Petak 100 Gunung Buthak.


"Upaya pemadaman manual di darat terkendala oleh medan yang ekstrem dan embusan angin kencang. Oleh karena itu, sejak kemarin kami melibatkan pemadaman udara menggunakan Helikopter water bombing," jelas Iptu Huda.


Sebagai informasi kronologis, kebakaran di kawasan hutan ini pertama kali dilaporkan pada Selasa pagi (1/9/2026). Petugas gabungan sebenarnya sempat berhasil menjinakkan api pada sore hari di hari yang sama setelah berjibaku secara manual. 


Namun, kondisi cuaca kering memicu munculnya bara api baru. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, total luasan lahan vegetasi yang terdampak kebakaran di kawasan tersebut kini telah mencapai 15 hektar. (*)

×
Berita Terbaru Update