Lapas Pemuda Madiun Gelar Apel Pagi
Warga Binaan Pekerja
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Guna meningkatkan kedisiplinan,
semangat kerja, serta kesiapan Warga Binaan sebelum memulai aktivitas, Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun secara rutin menyelenggarakan
apel pagi bagi Warga Binaan pekerja, Selasa (1/9).
Apel dilaksanakan mulai pukul 08.30
WIB di halaman area Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Pemuda Madiun.
Kegiatan apel pagi merupakan agenda
wajib yang diikuti Warga Binaan sebelum menjalankan tugas di masing-masing
bidang kerja. Selain sebagai sarana pengecekan kehadiran dan kesiapan kerja,
apel juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan terkait kedisiplinan,
keselamatan kerja, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga ketertiban selama
melaksanakan aktivitas.
Dalam rangka pembinaan karakter, apel
pagi turut dirangkaikan dengan pembacaan Catur Dharma Narapidana oleh salah
satu Warga Binaan yang kemudian diikuti secara bersama-sama. Kegiatan tersebut
menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai moral, rasa tanggung jawab,
kedisiplinan, serta komitmen Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan di
dalam Lapas.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas
Pemuda Madiun, Dwi Saputra, menyampaikan bahwa apel pagi tidak hanya menjadi
rutinitas sebelum bekerja, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun sikap
disiplin dan kesiapan mental Warga Binaan.
“Apel pagi menjadi bagian penting
sebelum Warga Binaan memulai aktivitas kerja. Kami ingin memastikan seluruh
pekerja dalam kondisi siap, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta
senantiasa mengutamakan kedisiplinan dan keselamatan dalam bekerja,” ujar Dwi.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda
Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian melalui
kegiatan kerja harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan kedisiplinan.
“Bekerja bukan hanya tentang
menghasilkan sesuatu, tetapi juga bagaimana membentuk sikap disiplin,
bertanggung jawab, dan memiliki etos kerja. Nilai-nilai tersebut yang nantinya
menjadi bekal penting bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat,”
tegas Rudi.
Melalui pelaksanaan apel pagi secara
rutin, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya membangun kedisiplinan, karakter, dan
etos kerja Warga Binaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan yang
diarahkan untuk mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki bekal keterampilan,
tanggung jawab, dan kemandirian sebagai modal untuk kembali dan berkontribusi
positif di tengah masyarakat. (RED).
