Apel Pagi di Lapas Pemuda Madiun
MADIUN, – LINTASINFORMASI.com
Mengawali pelaksanaan tugas pada awal
pekan, Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar apel pagi yang dipimpin langsung
oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan. Apel yang diikuti oleh
seluruh pejabat struktural, staf, serta regu pengamanan ini menjadi momentum
untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, dan memberikan arahan
strategis kepada seluruh jajaran dalam menjalankan tugas. (06/07)
Dalam arahannya, Kalapas Rudi
Kristiawan menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam menyambut
peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia
menginstruksikan agar segera melakukan pemasangan pernak-pernik dan atribut
kemerdekaan di lingkungan Lapas sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para
pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme.
Selain itu, Kalapas juga meminta
jajaran Seksi Binadik untuk segera mempersiapkan seluruh administrasi dan
kelengkapan usulan remisi bagi Warga
Binaan Pemasyarakatan yang memenuhi syarat. Menurutnya, pemberian remisi
merupakan hak warga binaan yang harus diproses secara tepat, akurat, dan sesuai
ketentuan yang berlaku.
Di bidang Pengamanan, keamanan dan
ketertiban, Rudi Kristiawan mengingatkan seluruh petugas agar tidak lengah
terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Ia menegaskan
pentingnya pelaksanaan kontrol keliling secara rutin dan menyeluruh pada setiap
blok hunian serta meningkatkan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kalapas juga menginstruksikan agar
pelaksanaan penggeledahan di Pintu Utama (P2U) terus dimaksimalkan sebagai
langkah preventif untuk mencegah keluar masuknya barang-barang terlarang ke
dalam Lapas. Seluruh petugas diminta menjalankan pemeriksaan menyeluruh secara
profesional, teliti, dan sesuai dengan standar operasional prosedur.
"Jangan kita lengah karena kita
lelah. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga Lapas Pemuda
Madiun dari segala bentuk gangguan kamtib. Maksimalkan kontrol keliling,
optimalkan penggeledahan di P2U, serta tetap jaga kondusivitas. Komitmen kita
adalah mempertahankan Zero HALINAR sebagai wujud integritas dan profesionalisme
dalam menjalankan tugas," tegas Rudi Kristiawan.
Melalui apel pagi ini, diharapkan
seluruh jajaran Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun semakin solid dalam menjalankan
tugas dan fungsi pemasyarakatan, mampu memberikan pelayanan terbaik, serta
menjaga keamanan dan ketertiban secara optimal demi terciptanya lingkungan
pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
