Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba oleh
Kalapas Madiun
Madiun,
– LINTASINFORMASI.com
Di
tengah pelaksanaan razia gabungan kamar hunian, warga binaan Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mendapatkan penyuluhan mengenai
bahaya narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri, Jumat
(08/05).
Kegiatan
dilaksanakan di lapangan dalam area lapas saat seluruh warga binaan dikumpulkan
guna mendukung jalannya razia blok hunian. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai
sarana pembinaan dan edukasi kepada warga binaan terkait bahaya penyalahgunaan
narkotika serta pentingnya menjaga komitmen hidup sehat dan bebas narkoba.
Kegiatan
diawali dengan pengarahan dari Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan,
yang menegaskan pentingnya menjaga perilaku serta menjauhi segala bentuk
pelanggaran, khususnya penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan handphone ilegal
di dalam lapas.
Dalam
arahannya, Rudi Kristiawan mengingatkan warga binaan agar memanfaatkan masa
pembinaan dengan baik serta tidak lagi terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
“Kami
ingin seluruh warga binaan benar-benar berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Jauhi narkoba, patuhi aturan, dan ikuti seluruh program pembinaan yang ada di
Lapas Pemuda Madiun,” tegas Rudi.
Kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan bahaya narkotika yang disampaikan oleh
Ketua Tim BNN Kabupaten Kediri, Alfred Wira Yuda. Dalam materinya, Alfred
memberikan edukasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika terhadap
kesehatan, masa depan, hingga kehidupan sosial.
Ia
juga mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan masa pidana sebagai
momentum memperbaiki diri dan menjauhi narkoba secara total.
“Narkoba
tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan dan
keluarga. Kami berharap seluruh warga binaan memiliki kesadaran untuk berubah
dan tidak kembali terlibat dalam penyalahgunaan narkotika setelah bebas nanti,”
ujar Alfred Wira Yuda.
Para
warga binaan tampak antusias mengikuti penyuluhan yang berlangsung secara
interaktif tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara
Lapas Pemuda Madiun dan BNN dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang
bersih dari narkoba serta mendukung program pembinaan yang humanis dan
berkelanjutan.
