Lapas Pemuda Madiun Panen Bayam, Selada, dan Telur Ayam
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus menunjukkan komitmennya
dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Hal tersebut
dibuktikan dengan panen sayuran bayam dan selada hingga telur ayam hasil
kegiatan pembinaan warga binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin
(26/1).
Panen
tersebut merupakan hasil dari kegiatan pertanian dan peternakan yang dikelola
secara berkelanjutan oleh warga binaan dengan pendampingan petugas Lapas. Dari
sektor peternakan, ayam petelur yang berjumlah 20 ekor mampu menghasilkan
sebanyak 23 butir telur dalam kurun waktu tiga hari.
Kepala
Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pemuda Madiun, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan
bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan
membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.
“Program
SAE ini tidak hanya untuk mengisi waktu warga binaan, tetapi juga sebagai
sarana pembelajaran agar mereka memiliki keahlian di bidang pertanian dan
peternakan. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal positif saat
mereka kembali ke masyarakat,” ujar Kristanto.
Senada
dengan hal tersebut, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan
bahwa program pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan secara optimal
dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada di dalam Lapas.
“Kami
berkomitmen menjadikan Lapas Pemuda Madiun sebagai Lapas yang produktif.
Melalui pembinaan yang terarah, warga binaan tidak hanya dibina secara
kepribadian, tetapi juga kemandiriannya agar siap berkontribusi setelah bebas
nanti,” tegasnya.
Melalui
kegiatan pertanian dan peternakan ini, Lapas Pemuda Madiun turut mendukung
ketahanan pangan serta sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan
Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada poin ke delapan yaitu kemandirian
pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan
dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur. (RED)
