Kalapas Pemuda Madiun Perkuat Komitmen
Jajaran Lewat Coffee Morning
Madiun, – LINTASINFORMASI.com
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, bersama jajaran struktural menggelar
coffee morning usai pelaksanaan apel pagi di taman halaman depan Lapas, Selasa
(15/9).
Kegiatan yang berlangsung dalam
suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum bagi jajaran untuk
berdiskusi, menyampaikan berbagai hal terkait pelaksanaan tugas, sekaligus
memperkuat komunikasi dan koordinasi antar jajaran. Coffee morning juga menjadi
ruang untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai agenda dan target
kerja Lapas Pemuda Madiun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas
Rudi menyampaikan pentingnya mempersiapkan berbagai kebutuhan dalam pembangunan
Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sejak dini.
Menurutnya, berbagai persiapan tidak perlu menunggu hingga mendekati masa
penilaian, tetapi dapat dilakukan secara bertahap dan konsisten mulai dari
sekarang.
“Persiapan menuju WBBM bisa kita cicil
dari sekarang. Jangan menunggu tahun depan baru kita bergerak. Apa yang bisa
kita benahi, lengkapi, dan tingkatkan hari ini, mari kita lakukan bersama agar
ketika memasuki tahapan penilaian tahun depan, semuanya sudah lebih siap dan
dapat kita maksimalkan,” ujar Rudi.
Rudi juga menekankan bahwa
keberhasilan pembangunan Zona Integritas bukan hanya bergantung pada
kelengkapan administrasi, tetapi juga pada konsistensi seluruh jajaran dalam
memberikan pelayanan terbaik, menjaga integritas, serta membangun budaya kerja
yang berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana
nilai-nilai integritas dan pelayanan itu benar-benar menjadi budaya kerja kita
sehari-hari. Mari kita jaga kekompakan, tingkatkan komunikasi, dan saling
mendukung. Kalau kita bergerak bersama, target menuju WBBM akan lebih mudah
kita capai,” tegasnya.
Melalui coffee morning ini, Lapas
Pemuda Madiun terus memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan komitmen seluruh
jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas,
dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus mempersiapkan langkah
strategis menuju predikat WBBM. (RED).
